Ucapan Pernikahan Bahasa Jawa
Ucapan pernikahan bahasa Jawa — sugeng ing rabi & doa langgeng.
Bahasa Jawa adalah bahasa daerah dengan penutur terbanyak di Indonesia (80 juta+). Ucapan pernikahan Jawa sering memakai ungkapan sugeng ing rabi atau sugeng rawuh, disertai doa langgeng dan sejahtera.
Wilayah: Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten
Contoh Ucapan
-
Sugeng ing rabi! Mugi langgeng tansah sejahtera. (Selamat menikah! Semoga langgeng dan selalu sejahtera.)
-
Sugeng rawuh ing pernikahan. Mugi kalian dadi pasangan sing saling melengkapi. (Selamat atas pernikahan. Semoga jadi pasangan yang saling melengkapi.)
-
Mugi rawuh bocah putu salmaripun, rejeki lancar, bagya sapanunggal. (Semoga dikaruniai cucu, rezeki lancar, bahagia selalu.)
-
Sugeng menempuh hidup anyar. Mugi sakinah mawaddah warahmah. (Selamat menempuh hidup baru. Semoga sakinah mawaddah warahmah.)
-
Matur nuwun sampun rawuh. Sugeng, mugi tansah rukun. (Terima kasih sudah hadir. Selamat, semoga selalu rukun.)
-
Sugeng, mugi cinta kalian tansah nambah saking dinten ka dinten. (Selamat, semoga cinta kalian terus bertambah dari hari ke hari.)
Generator Ucapan
Klik untuk dapat ucapan acak dari kategori ini — lalu salin ke buku tamu.
Tips Menulis Ucapan
- Tingkatan bahasa: ngoko (akrab), krama (sopan), krama inggil (sangat hormat) — sesuaikan dengan hubungan.
- Untuk mempelai dan keluarga, krama inggil lebih pantas di acara adat.
- Tambahkan "matur nuwun" jika ucapan untuk tamu yang hadir.
- Campur Bahasa Indonesia di buku tamu boleh jika penutur tidak fasih Jawa penuh.
Tempel ucapan ke buku tamu digital saat resepsi.
Kategori lainnya
Pertanyaan Umum
Apa arti sugeng ing rabi?
Selamat menikah — ungkapan paling umum untuk ucapan pernikahan bahasa Jawa.
Ucapan Jawa untuk buku tamu?
Sugeng ing rabi! Mugi langgeng — singkat, sopan, dan mudah dipahami tamu lain.
Bedanya sugeng rawuh dan sugeng ing rabi?
Sugeng ing rabi khusus selamat menikah. Sugeng rawuh berarti selamat datang/hadir — bisa dipakai saat menyambut tamu resepsi.